Pengetahuan

JANGAN TAKUT MULAI BISNIS

Banyak orang bermimpi jadi pembisnis, mungkin juga anda !Selain mendapatkan ' kebebasan' berbisnis juga dianggap
cara cepat menghasilkan uang . Namun ide ide saja tidak lah cukup , Anda harus berani memulai nya !
Bertindaklah seperti anak kecil yang baru memulai belajar berjalan , awali bisnis dengan langkah kecil , kemudian 
langkah besar dan akhirnya berlari cepat.

A. Apakah anda cocok menjadi pebisnis
   Sebelum berbisnis ada baiknya anda melihat apakah anda tipe pegawai atau pebisnis . Berikut ini enam pertanyaan
yang harus anda simak !!
1. Apakah anda seorang individualistis ?
   Pebisnis biasanya suka bekerja di rumah dulu sebagai freelance yang tidak terikat jam kerja ,apakah bisa mengatur
   waktu dengan baik , mereka bisa jadi sangat sukses
2. Apakah anda cepat bosan ?
   Pebisnis tidak suka pekerjaan yang monoton dan lebih suka menciptakan sendiri pekerjaan baru yang menantang.
   Mereka suka bertemu orang baru , lingkungan baru , dan kolega baru
3. Apakah tertarik dengan keterampilan baru?
   Karena dorongan untuk mendapatkan proyek baru yang lebih menantang , seorang pebisnis akan selalu ' lapar '
   untuk memperluas dan memperdalam keterampilannya .
4. Apakah anda ingin keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi ?
   Makin besar keinginan anda akan keseimbangan tersebut , makin besar bakat anda untuk menjadi pebisnis
5. apakah anda tak suka dengan politik kantor ?
   Tipe pebisnis tidak peduli dan lebih suka memfokuskan diri pada pekerjaan yang produktif . Pebisnis
   tidak suka terlibat dalam permainan 'politik kantor' untuk mencapai posisi lebih tinggi
6. Bisakah cara yang anda tempuh menghidupi anda ?
   Banyak yang setelah berbisnis malah pendapatannya jadi turun . Oleh karena itu , tanyakan pada diri sendiri berapa
   yang harus di hasilkan untuk mencukupi kebutuhan hidup ?   

Ini dia jawabannya !
   Jika  anda menjawab 'TIDAK' untuk salah satu pertanyaan sayang nya belum cukup mengukuhkan anda menjadi seorang pebisnis
satu jawaban tidak dapat menjadi duri dalam daging sehingga suatu saat anda menyesali jalan panjang nan berliku yang anda
tempuh. Jawab 'YA' dengan mantap untuk keenam pertanyaan tersebut dengan sikap siap berjuang .
Solusinya adalah Cari seorang partner bisnis yang mampu menutupi kekurangan anda tersebut sehingga dapat bersama sama 
membangun bisnis yang menguntungkan :)

B. Mau bisnis , tetapi kerja juga mau , bisa tidak ?
   Ada yang beranggapan kalo anda bisa melakukan dua peran yaitu bekerja sebagai karyawan sekaligus berbisnis pribadi pada
saat yang bersamaan. Jika bisnis itu di kelola orang yang dapat di percaya dan bertanggung jawab 100% jawabnya BISA. Jika 
pengelolaan diserahkan ke sembarang orang ,pertanyaannya kemuduan adalah siapa yang mau membuat Anda kaya,sedangkan dia
sendiri hidup pas pasan dari gaji? Jawabnya TIDAK BISA. Anda tidak bisa tetapmemiliki kue secara utuh dan memakannya juga
(You can't have the cake and eat it too!)

C. Pola pikir penentu kesuksesan
   Pola pikir dan anda berpikirlah yang membuat anda sukses atau gagal dalam berbisnis,bukan karena orang lain,lingkungan,
pemerintah,konsumen atau kejadian dunia. Fisik anda boleh disiksa,lingkungan boleh kacau sekali,saudara maupun teman bisa
saja meninggalkan anda,pemerintah boleh saja tidak mendukung,uang sulit di cari,tetapi siapa yang dapat mengekang pikiran Anda
untuk menjadi sukses dan berbahagia? Melalui pikiranlah kita menjadi kuat atau lemah. Pola pikir yang membedakan orang kaya dan miskin. Jika Anda tidak percaya,cobalah bicara dengan orang kaya,kemudian berbicara juga dengan orang miskin. Tarik kesimpulan
perbedaannya. Cari juga perbedaan antara cara berpikir seorang karyawan dan seorang pebisnis tulen. James allen dalam bukunya
As a Man Thinketh berargumen,pola pikir manusia menjadikannya persis seperti yang di pikirkannya. Misalnya kita berpikir kurang
pandai maka tindakan kita memperkuat pernyataan tersebut. Wallace D.Watels dalam bukunya yang terkenal, The Science of Getting
Rich, menjelaskan panjang-lebar kalau mau menjadi kaya,yang pertama dilakukan adalah harus mampu mengontrol cara berpikir kita.
Pikiran dalah harta dan tak ternilai dan satu satunya yang membedakan seorang pemenang dan pecundang !

D. Pola pikir dulu baru modal
   Pola pikir dan cara anda berpikir sangat penting,bahkan lebih penting daripada modal kerja yang sering diributkan orang yg
mau memulai bisnis. Yakinkan kalo pola pikir dan cara berpikir Anda seperti seorang pebisnis sebelum memulai bisnis. Banyak 
pebisnis muda yang tidak siap,akhirnya tutup usaha,kemudian kembali bekerja menjadi karyawan karena tidak tahan akan konsekuensi
dari berbisnis.
Perbedaan utama pola pikir seorang karyawan/watin dan pebisnis adalah seorang karyawan/wati selalu mengharapkan dapat pemasukan
setiap bulan nya. Oleh karena itu,sewaktu memulai bisnis mereka juga mengharapkan bisnis nya sudah memberi uang! Seandainya lebih
dari 6 bulan,bahkan sampai 12 bulan pemasukan masih minim,hatinya gusar. Ia pun memilih untuk menutup bisnis nya dan kembali cari kerja .
Pebisnis siap mental untuk tidak mendapatkan pemasukan,bahkan rugi sekali pun!Bagi seorang bujangan tanpa keluarga plus anak lebih mudah memulai bisnis karena tanggungan hidup hanya untuk dia sendiri. Ibu rumah tangga pun biasanya lebih siap berbisnis karena kewajiban sang suamilah untuk 'mengepulkan dapur' . Coba bandingkan dengan seorang karyawan pria yang telah berumah tangga dan beranak dengan istri yang tidak bekerja. Ia pasti berpikir lama untuk berubah haluan karena banyak tanggungannya,seperti istri dan anak!Bagaimana menghidupi keluarga kalau tidak ada penghasilan? Setelah sang suami berbisnis,otomatis harus melakukan penyesuaian gaya hidup ? Apalagi bisnis rugi total?Dibutuhkan pemikiran mendalam dan serius sebelum memulai bisnis .

E. Banyak manfaat dengan berbisnis
   Dengan berbisnis bukan hanya uang yang mungkin Anda peroleh, tetapi juga hal yang mungkin Anda sendiri tidak sadari yaitu KEBEBASAN!
Di tahun 1776,Thomas Paine ,seorang intelektual pembuat pamflet radikal kelahiran inggris dan hijrah ke amerika, menulis tentang
Entrepreneur's Credo(Janji Pebisnis) sebagai berikut :
* "I do not choose to be a common  man"              * "it is my right to be uncommon..if i can 
  ( Saya tidak memilih menjadi seorang biasa )         ( Hak saya menjadi tidak biasa..seandainya saya mampu )
* I seek opportunity not security                    * I do not wish to be a kept citizen
  ( Saya mencari kesempatan bukan keamanan )           ( Saya tdk berharap menjadi penduduk yg terkukung )
* Humbled and dulled by having the state look after me
  ( Menjadi rendah dan tumpul sehingga pemerintah harus memelihara saya )
* I want to take the calculated risk, to dream and to build, to fail and to succed
  ( Saya ingin mengambil Resiko terukur, bermimpi dan membangun,gagal dan berhasil )
* I refuse to barter incentive for a dole
  ( Saya menolak menukar insetif dgn jaminan sosial )
* I prefer the challenges of life to teh guaranteed existence
  ( Saya lebih suka tantangan hidup dari pada keberadaan yang terjamin )
* The thrill of fulfillment to the stale calm of utopia
  ( Petualangan untuk mencapai kepuasan daripada ketengan usaha di negara antah berantah )
* I will not trade my freedom for beneficence nor my dignity for a handout
  ( saya tidak akan menggadaikan kebebasab dengan keuntungan sesaat , tidak juga harga diri dengan sepotong catatan )
* I will never cower before any master nor bent to any theart 
  ( Saya tidak akan pernah menjadi rendah diri dihadapan tuan apapun , tidak juga takut dengan ancaman apapun )
* It is my heritage to stand erect ,proud,and unafraid
  ( Sudah menjadi warisan saya untuk berdiri tegak,bangga,dan tidak takut )
* This, with God's help, i have done
  ( Inilah, dengan bantuan tuhan, yang telah saya kerjakan )
* All this is what it means to be an entreprenuer
  ( Semuaa iinilah yang di maksud dengan menjadi seorang pebisnis )
Itu lah argumen yang telah dituliskan oleh Thomas Paine .
  Dengan berbisnis , Anda juga membuka lapangan pekerjaan walaupun awalnya hanya memperkerjakan dua sampai tiga orang. Bayangkan kalo seribu pebisnis muncul dan masing masing merekrut 2-3 orang maka 2000-3000 pengangguran terserap ! Membuka lapangan kerja adalah perbuatan mulia karena mengurangi pengangguran dan membantu memberikan penghidupan yang lebih layak .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar